Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Tindakan Menkominfo, Merugikan Siapa ? Menguntungkan Siapa ?

Tindakan Menkominfo, Merugikan Siapa ? Menguntungkan Siapa ?

Tindakan Menkominfo, Merugikan Siapa ? Menguntungkan Siapa ?

Pihak yang dirugikan :

1. Pemilik Situs

Siapa lagi yang paling dirugikan saat situs milik mereka masuk kedalam daftar 22 situs yang di blokir oleh pemerintah kalo bukan si empunya situs? Walaupun tidak akan sepenuhnya kehilangan pengunjung, namun dapat dipastikan sebagian besar pengunjung mereka akan berkurang. Dengan begini, otomatis pemasukan mereka, entah dari iklan, akumulasi jumlah download, dll–akan berkurang.

2. Warnet Penyedia Film Gratis

Sudah menjadi hal umum kalo di jaman yang semua serba online, warnet tidak hanya menjadi tempat untuk mengakses internet.

Sampai saat ini warnet-warnet di kota Ane tetap rame walaupun semua orang dapat dengan mudah mengakses internet dari rumah, baik melalui smartphone, laptop maupun komputer desktop.

3. Netizen yang Mudah Menyerah

Saat situs penyedia film bajakan langganannya diblokir, netizen akan mencoba mencari referensi situs penyedia film bajakan lainnya. Tapi apa daya, 22 situs yang diblokir pemerintah pada 19 Agustus 2015 merupakan yang terbaik pada kelasnya.

Sedangkan situs penyedia film bajakan lainnya kebanyakan hanya mengumbar iklan, iklan, dan iklan tanpa kejelasan apakah mereka benar-benar memiliki film yang dimaksud.

Akhirnya, lama kelamaan netizen jenis ini akan pasrah. Mungkin nonton bioskop.

Pihak yang diuntungkan :

1. Industri Film

Bukan hanya industri film nasional, dengan adanya kebijakan ini secara tidak langsung juga menguntukngkan industri film luar negeri karena logikanya: semakin sedikit jumlah pembajakan = semakin baik.

2. Situs Penyedia Jasa Streaming Resmi

Lolos dari bioskop ke DVD, sekarang pasar DVD juga sudah tidak ada, karena semuanya langsung dibajak ke internet. Karena banyak bajakan online, membuat jasa streaming resmi enggan investasi di Indonesia. Jadi dampaknya tidak ada income/dana masukkan tambahan bagi produser.

3. Netizen yang Pantang Menyerah

Berbeda dengan netizen yang mudah menyerah dalam mencari film bajakan. Saat situs langganannya diblokir, netizen yang pantang menyerah akan berusaha dan mungkin dia akan mempelajari ilmu baru: mem-bypass situs yang diblokir menggunakan metode-metode yang dia temuakan di Google.

4. Peyedia situs film bajakan baru

Dengan diblokirnya 22 situs penyedia film bajakan tersebut, membuka kesempatan bagi situs penyedia film bajakan lainnya atau mungkin malah ada yang sengaja membuat situs film bajakan baru untuk menggantikan situs-situs yang diblokir.

Sumber : Kaskus