Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Tentang Akhir Game of Thrones Season 5 dan Nasib Jon Snow

Tentang Akhir Game of Thrones Season 5 dan Nasib Jon Snow

Hiburan.Indolah.com – Pemirsa serial HBO dikejutkan dengan adegan akhir di episode final musim kelima Game of Thrones. Pasalnya, cerita yang awalnya dikira bakal happy ending untuk masing-masing karakter adaptasi novel karya George R. R. Martin ini, tiba-tiba saja terperosok saat episode ke-10 tayang.

Anehnya, salah satu karakter antagonis yang disangka-sangka bakal tamat riawatnya, malah bernasib ‘cukup beruntung’ meskipun ada sebuah momen memalukan nan ‘mengharukan’ yang melanda hatinya.

“Saya ingin membuatnya sangat cepat,” ujar Nutter, yang juga mengarahkan episode akhir musim ketiga bertema Red Wedding dengan mengusung tema serupa di episode akhir musim kelima ini. “Ketika saya mengarahkan, sangat penting bahwa apa yang saya visualisasikan menjadi kitab suci saya,”

Kematian Lain

Di episode akhir ini, bukan hanya Jon Snow yang tewas mengenaskan. Beberapa karakter lain pun mengalami nasib serupa. Stannis Baratheon (Stephen Dillane) akhirnya takluk di tangan Brienne of Tarth (Gwendoline Christie), yang bersumpah untuk menjadi pelindung House Baratheon.

Pada kisah-kisah sebelumnya, ia memang telah bertekad untuk membalas kematian Renly Baratheon (Gethin Anthony) yang dibunuh oleh makhluk bayangan hasil jelmaan dari Melisandre (Carice van Houten), penyihir sekaligus penasihat Stannis.

“Itulah tugas dari sumpahnya (Brienne) untuk mengejarnya (Stannis). Ketika Brienne tahu Stannis mendekat, ia membuat Stannis mengalami penderitaannya sendiri,”

Dengan banyaknya tubuh tanpa jiwa bertebaran, Game of Thrones menjadi serial yang banyak mengucapkan selamat tinggal pada para bintangnya. Nutter mengatakan banyak kesempatan untuk bersedih, bahkan ketika para penjahat mati. “Tidak ada putaran kemenangan atau sesuatu yang sealamiah itu,” katanya.

Adegan cukup aneh nan menyebalkan ternyata datang dari Cersei Lannister (Lena Headey). Nasibnya yang seolah bakal tamat di pertengahan musim kelima, ternyata mendapat pengampunan yang ‘mengharukan’ di episode ini.

Teori Nasib Jon Snow

“Kenapa kau membunuh Jon Snow?” Martin pun menjawab “Oh, kalian berpikir dia sudah mati, kan?” Kemudian ia ditanya lagi apakah Jon sudah tewas atau akan bertahan. Martin pun menanggapi dengan tertawa, “Saya tidak akan mengomentari itu.”

Huffington Post sempat menampung berbagai spekulasi mengenai nasib Jon Snow. Ada yang menganggap Jon masih hidup di musim keenam, bahkan tak sedikit juga yang percaya jiwanya akan masuk ke dalam serigala peliharaannya, Ghost.

Teori menarik adalah dibangkitkannya jiwa Jon dari kematian ke jasad aslinya oleh penasihat Stannis, Melisandre atau oleh adiknya Bran, Bloodraven, serta karakter baru Lady Stoneheart. Uniknya, ada juga yang beranggapan Jon bakal bangkit dengan kekuatan api dengan darah Targaryen, sehingga White Walker pun tentunya akan binasa secara mudah.

Tak sedikit juga yang percaya Jon akan menjadi White Walker dan bahkan memimpin ras paling menakutkan itu dalam kisah ini. Sehingga, klimaksnya pun Jon akan bertarung melawan Daenerys dan para naganya dengan alasan yang tepat.

Lantas, bagaimana dengan nasib Kit Harington sendiri? Apakah ia benar-benar sudah tak terlibat lagi dengan Game of Thrones?

Menurut berita yang beredar, Harington adalah salah satu dari segelintir aktor yang dikabarkan menandatangani perjanjian untuk musim keenam. Ia juga dikatakan memiliki negosiasi ulang untuk musim ketujuh.

Dari sekian banyak teori yang beredar, tentunya teori dihidupkannya Jon Snow oleh sebuah mantra seperti halnya pemimpin Brotherhood Without Banners, Beric Dondarrion di musim ketiga. Jika adegan ini yang dipakai, maka Lady Stoneheart diperkirakan bakal muncul untuk pertama kali.

Meskipun beredar banyak teori mengenai nasib Jon Snow, namun kita hanya bisa menyaksikannya secara aktual lewat musim keenam yang akan datang.