Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Takdir Baru Terminator Genisys

Takdir Baru Terminator Genisys

Hiburan.Indolah.com – Franchise Terminator yang identik dengan sosok bintang laga Arnold Schwarzenegger bangkit kembali tahun ini. Studio Paramount Pictures bersama Skydance Production mempersembahkan film kelima dari franchise ini, Terminator Genisys. Masih dibintangi Schwarzenegger dengan deretan bintang-bintang muda, film garapan Alan Taylor (Thor: The Dark World) ini memaparkan babak baru peperangan manusia melawan mesin jahat Skynet. Dua pihak ini berlomba-lomba mengubah masa lalu demi kelangsungan masing-masing kaum di masa depan.

Baca Juga : Sukses Rajai Rating, Dress & Aksesoris Drama ‘Mask’ Ludes Terjual

Bagi yang telah kenal franchise Terminator sejak The Terminator (1984) atau juga Terminator 2: Judgement Day (1991), dasar cerita dalam Genisys mungkin sudah sangat dikenal. Di bumi masa depan, sebuah program artificial intelligence canggih Skynet berbalik melawan manusia dan menciptakan kiamat dengan bom nuklir. Sesudahnya, Skynet menguasai dunia dan menghancurkan kaum manusia yang tersisa.

Namun, ada sebuah gerakan perlawanan yang besar, dipimpin oleh sosok John Connor (Jason Clarke). Demi memenangi peperangan, Skynet mengirim robot mirip manusia yang disebut Terminator ke masa lalu untuk membunuh ibu John, Sarah Connor (Emilia Clarke), supaya John tak pernah lahir, dan gerakan perlawanan di masa depan tak pernah ada. Mengetahui itu, John pun mengirimkan seorang prajuritnya, Kyle Reese (Jai Courtney) untuk melindungi ibunya dari sang Terminator.

Akan tetapi, ketika Kyle sampai di tahun 1984, ia mendapati keadaan sudah berbeda. Sarah ternyata sudah mengetahui tentang nasibnya di masa depan, sehingga ia sudah mempersiapkan diri terhadap kedatangan Terminator dan Kyle, dengan bantuan sang Terminator versi tua (Arnold Schwarzenegger) yang telah diprogram ulang, dan ternyata sudah dikirimkan terlebih dahulu untuk melindungi Sarah sejak kecil. Kini, Sarah mengajak Kyle untuk memulai sebuah misi baru yang berbalik arah: mencegah bangkitnya Skynet, sehingga kiamat nuklir tidak lagi terjadi. Tentu saja, Skynet tak akan tinggal diam.

Sebagai film layar lebar yang kelima, Terminator: Genisys disebut sebagai pembaruan dari franchise Terminator. Produser Dana Goldberg menekankan bahwa film ini bukan semata-mata menafikkan kisah-kisah yangs udah diceritakan di film-film sebelumnya. Menurutnya, cerita dasar dari Terminator yang diciptakan James Cameron dan Gale Ann Hurd ini memungkinkan dibuatnya berbagai variasi cerita baru, tanpa menghilangkan cerita yang sudah ada.

“Terminator Genisys bukanlah sebuah remake, bukan reboot, bukan sekuel—ini sebenarnya adalah re-imagining berdasarkan materi dasar dari Cameron. Penonton tidak harus akrab dengan film-film sebelumnya—film ini bisa berdiri sendiri. Tetapi, bagi para fans yang sudah menonton dua film pertamanya, ada banyak Easter eggs di dalamnya,” ungkap Goldbeg.

Salah satu penulis skenarionya, Laeta Kalogridis pun menambahkan bahwa meski dengan jalan cerita berbeda, Genisys masih memegang prinsip-prinsip dan karakter dari film-film aslinya, namun dalam keadaan berbeda karena ada di dimensi waktu yang berbeda.

“Perjalanan lintas waktu sudah tercetak dalam DNA materi film ini, yang memberikan banyak kemungkinan tentang dimensi alternatif dan garis waktu berbeda tanpa memengaruhi materi aslinya sama sekali. Cerita-cerita itu masih ada dan selalu akan ada, mereka masih akan terjadi, tetapi kita bisa membuat cerita berbeda yang bercabang ke arah berbeda memakai para tokoh yang kita semua cintai,” jelasnya.

Keputusan untuk membuat re-imagining ini pun tak hanya berdampak pada cerita dan karakternya, tetapi juga pada proses bangkitnya Skynet yang kelak menguasai bumi. Tim produksi pun mengungkapkan bahwa telah dilakukan penyesuaian yang lebih dekat dengan perkembangan teknologi saat ini. Produser David Ellison mencontohkan bahwa Skynet akan dengan mudah menguasai manusia, karena saat ini masyarakat dunia sudah sangat tergantung pada teknologi.

“Kemajuan teknologi artificial intelligence memungkinkan kami untuk memutakhirkan franchise ini ke masa sekarang, ketika Skynet tidak lagi harus mendobrak membebaskan diri—justru kita sendiri yang merelakan diri dan mengumbar privasi, kebebasa, dan informasi diri kita. Kita mengantre panjang untuk mendapat teknologi dan software terkini. Cerita Terminator sendiri menjadi sebuah komentar tentang apa yang sebenarnya terjadi saat ini dengan cara yang baru dan menyenangkan—dalam kemasan yang sangat menghibur,” ungkap Ellison.

Turut dibintangi Lee Byung-hun, Matt Smith, dan J.K. Simmons, Terminator Genisys kini sudah bisa disaksikan di bioskop-bioskop Indonesia—salah satu negara yang paling awal merilis film in. Film ini tersedia dalam format 2D, 3D, IMAX 3D, dan 4DX.

Saksikan Trailer Dibawah Ini: