Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / REVIEW Petualangan Riang Hi-5 dari Hutan Hingga Bawah Laut

REVIEW Petualangan Riang Hi-5 dari Hutan Hingga Bawah Laut

REVIEW Petualangan Riang Hi-5 dari Hutan Hingga Bawah Laut

Indolah.com – Ainsley, Dayen, Mary, Tanika, dan Stevie, grup musikal yang terkenal dengan sebutan Hi-5 memecah keriangan anak-anak di Grand Ballroom Sheraton Jakarta, Gandaria City, Jumat (3/12/2015) sore. Suara Chats sebagai narator membuka pertunjukkan Hi-5 House of Dreams usai menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Hallo semuanya, apakah kalian sudah siap menjelajah mimpi bersama kami? Dream catcher ini akan membantu kita menemukan mimpi mereka, mari kita berpetualang,” ujar Chats di kotaknya yang dihiasi bintang-bintang.

Dengan latar belakang kamar tidur, Ainsley, Dayne, Mary, Tanika, dan Stevie hadir di depan para penggemarnya mengenakan baju tidur sesuai dengan konsepnya Pajamas Party. Tak ketinggalan lima boneka kesayangan mereka, lengkap dengan tempat tidur tingkat, bantal, hingga selimut.

Ainsley memakai piyama bernuansa ungu bergambar jerapah, Dayen mengenakan kostum kuning, Stevie memakai piyama hijau. Mary tetap feminim dengan pakaian tidur merah muda, sedangkan Tanika memilih warna biru bergambar. It’s A Party menjadi lagu pertama di Hi-5 House of Dreams.

b1

Usai It’s A Party, single Wish Upon A Star menjadi lagu selanjutnya. Hi-5 mengajak anak-anak yang berusia 2-8 tahun ikut bernyanyi, berjoget, hingga mengikut gerakan mereka. Suasana semakin seru saat Dayne, Ainsley, Stevie, Tanika, dan Mary mengajak penggemar berpetualang di mimpi mereka.

Dan petulangan pun mulai. Dream catcher diputar, siapa yang akan berpetualang pertama? Ya, Stevie. Ainsley, Mary, Dayen, dan Tanika memutar tempat tidur tingkat mereka menjadi latar hutan.

Stevie bermimpi berpetualang di hutan. Ia menjadi Gorilla King mengenakan mahkota. “Apakah aku bermimpi?” tanya Stevie kepada anak-anak yang menyaksikannya. “Oh, aku jadi raja di sini. Raja Gorilla? Kalian bisa menirukan suara gorilla?” tanya Stevie lagi.

Dengan semangat anak-anak berteriak, “Yes”. Teman-teman Stevie dari balik panggung pun muncul dengan kostum binatang. Dyan sebagai macan, Ainsley memakai topi gajah lengkap dengan belalainya, sedangkan Mary dan Tanika sebagai harimau. Mereka pun bernyanyi bersama sambil joget.

Tak berselang lama, Stevie sadar itu hanyalah mimpi. Ia kembali ke tempat tidurnya. Setelah bangun, ia merasa mimpinya seperti menjadi kenyataan. “Mimpi itu luar biasa. Kita dapat kemana saja saat bermimpi dan juga melakukan apapun,” katanya.

Anak-anak pun tak sabar menyaksikan petualangan selanjutnya. Chats kembali muncul, dream catcher berputar. Dan, kali ini giliran Mary yang akan berpetualang di Kebun Peri. Ia mengenakan sayap berwarna-warni lengkap dengan tongkat saktinya.

“Apakah aku seroang peri?” teriak Mary tak percaya. Anak-anak pun menjawab dengan bersorak, “Yes.” Mary pun mengajak untuk terbang bersamanya.

Keempat rekannya datang menghampiri mengenakan sayap. Ainsley, Stevie, Mary, Dayen, dan Tanika kembali bernyanyi. Mereka mengajak anak-anak berjoget sambil melantunkan hits Living in Rainbow. Mary pun sadar kejadian seperti nyata itu hanyalah mimpi hingga membuat teman-teman terkejut mendengar ceritanya.

b2

Mimpi Mary selesai. Chats kembali muncul siapa selanjutnya yang berpetualang, dan dream catcher menunjukkan nama Tanika. Ya, Tanika akan bermain sebagai cogirl di dunia yang liar.

Tanika memakai topi dan rompi yang khas seperti koboi. Ia memutar-mutar tangannya sambil duduk di kasur tingkatnya. Mimpinya pun mulai berlanjut. Tanika mengajak anak-anak menirukan gerakan seorang koboi.

Tanika, Ainsley, Stevie, Dayen, dan Mary membuat suasana semakin seru dengan bernyanyi sambil menunanggangi kuda yang terbuat dari plastik. Mereka diiringi laguMove Your Body. Anak-anak pun dengan semangat bernyanyi dan bergoyang menirukan gerakan kelima personel Hi-5 itu.

Di tengah keseruan menjelajah mimpi setiap bintang Hi-5, pertunjukkan diistirahatkan selama 20 menit. Salah satu penggemar berat Hi-5, Alexa mengungkapkan keseruannya bisa melihat langsung idolanya di depan mata. “Seru, seru, aku suka sama Dayen karena dia suka main puzzle kayak aku,” ujar Alexa yang masih berusia lima tahun.

Usai 20 menit berlalu. Pertunjukkan Hi-5 House of Dreams kembali dilanjutkan.

b3

Sekarang giliran Ainsley yang membuat mimpinya seolah jadi nyata. Dream catcher mengajak kita untuk berpetualang di bawah laut. Ainsley naik kapal dengan semangatnya. “Ayo, tunggu apalagi. Mari kita berlayar?” serunya.

Ainsley mengajak anak-anak untuk belajar mengenal laut. Tak lama, teman-temannya pun muncul. Tanika memakai kostum paus, Dayen dan Mary menjadi ikan warna-warni, Stevie memakai kostum kepiting, serta Ainsley merubah dirinya menjadi lobster.

Dengan kostum yang dikenakan para bintang Hi-5, mereka berjoget diiringi laguUnderwater Discovery. Anak-anak pun masih semangat dengan riang mengikut gerakan tari Ainsley, Stevie, Mary, Dayen, dan Tanika. Gelembung sabun pun keluar dari sisi kiri dan kanan panggung yang menambah kecerian anak-anak.

Setelah mimpinya berhasil, Ainsley terbangun dan tidak percaya dengan apa yang dialaminya. Chats kembali menyapa anak-anak dengan bertanya, “kemana kita akan berpetualang?”. Dan Dayen menjadi yang terakhir.

Tempat tidur Dayen mendadak berubah seperti roket. Ia memakai kostum layaknya astronot namun tetap ceria. Anak-anak pun tertawa melihat aksi Dayen yang berjalan seperti di luar angkasa. Dayen pun mengajak berhitung untuk menerbangkan roketnya.

“Dan sekarang roketnya sudah mau berangkat 1,2,3,4,5……wuzzzzzz Apakah aku sudah sampai?” tanya Dayen. “Yes,” teriak anak-anak yang masih dengan lincahnya mengikuti gerakan Dayen yang seperti melayang.

Dayen pun bertemu dengan empat alien yang diperankan oleh Stevie, Mary, Tanika, dan Ainsley. Mereka kembali menari diiringi musik riang. Tak berselang lama semua mimpi para bintang Hi-5 berhasil terwujud. Mereka bersorak, “terima kasih Chat telah mengajak kita mewujudkan mimpi.”

“Terima kasih Jakarta, kalian penonton terbaik yang pernah ada. Terima kasih, sampai jumpa lagi, bye bye,” ujar Stevie.

Rupanya penampilan Hi-5 House of Dreams tak sampai di mimpi Dayen. Chats sendiri pun tertidur. Jup Jup muncul dengan mengajak berpetualang di mimpi Chats menjadi superheros.

Petunjukkan berdurasi 90 menit itu ditutup dengan penampilan Ainsley, Stevie, Mary, Tanika, dan Dayen di menyanyikan L.O.V.E (Happy) Hi-5 House of Dreams. Mereka kan kembali berpetualang menjelajah mimpi bersama anak-anak di Malaysia, Australia, Philipina, dan berakhir di Selandia Baru.

Sampai bertemu lagi di Hi-5 tur selanjutnya! Give me…Hi-5!