Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / “Pendekar Tongkat Emas”: Kebangkitan Film Silat

“Pendekar Tongkat Emas”: Kebangkitan Film Silat

pendekar-tongkat-emas
Movie Review, Indolah – Premis ‘Pendekar Tongkat Emas‘ memang cukup generik seperti yang sudah-sudah dalam sejumlah film silat klasik Indonesia, atau bahkan dalam film kungfu sekali pun; tentang murid baik hati yang balas dendam akan kematian gurunya yang dibunuh orang jahat.

Dalam film ini, orang jahat itu adalah Biru (Reza Rahadian, ‘Strawberry Surprise’) dan Gerhana (Tara Basro), sepasang kakak seperguruan Dara (Eva Celia, ‘Adriana’), si tokoh utama kita, dan si bontot Angin (Aria Kusumah). Biru dan Gerhana berkomplot membunuh Cempaka lantaran tak rela senjata wasiat tongkat emas diturunkan kepada Dara, cewek bau kencur –setidaknya begitu bagi Biru, murid Cempaka paling senior sekaligus paling berilmu tinggi yang terbakar obsesi untuk memiliki tongkat yang konon memiliki kekuatan luar biasa itu.

Film ‘Pendekar Tongkat Emas’ ini merupakan upaya membangkitkan kembali genre film silat klasik yang sempat jaya pada kurun 70-an hingga 90-an. Pada masa tersebut lahir pendekar-pendekar legendaris Nusantara seperti si Pitung, si Jiih, Jaka Sembung, Si Buta dari Goa Hantu, si Mata Malaikat, si Kupra, si Rawing, hingga Jaka Swara (Jaka Sembung versi pandai menyanyi yang diperankan oleh Bang Haji Rhoma Irama).

Buat Anda yang tak pernah menonton tayangan di National Geographic Channel, setidaknya pemandangan alam Sumba yang dijadikan latar film ini bakal membuat Anda berdecak kagum. Bonusnya, iringan musik dari Erwin Gutawa yang cukup menghipnotis.