Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie News / Pemain Comic 8 Komentari Persaingan Film Lebaran

Pemain Comic 8 Komentari Persaingan Film Lebaran

Hiburan.Indolah.com – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, musim libur Lebaran tahun ini dimanfaatkan sebagai momentum perilisan film-film Indonesia unggulan, karena masih dianggap sebagai masa yang tepat menggaet penonton sebanyak-banyaknya. Salah satu film yang akan rilis adalah Comic 8: Casino Kings Part 1, sekuel dari film komedi aksi Comic 8 yang laris tahun lalu. Pada kenyataannya Casino Kings memang harus “bertarung” dalam menarik penonton dengan film-film Indonesia lainnya yang rilis bersamaan. Bahkan, beberapa pemain dari Casino Kings juga muncul dalam film lainnya tersebut.

Ketika ditanyakan perihal ini, sutradara dan pemain Casino Kings pun menanggapi dengan cukup santai. Mereka tetap optimis bahwa Casino Kings tetap bisa menyerap banyak penonton, dan diharapkan dapat menyusul kesuksesan film sebelumnya, Comic 8 yang jadi film Indonesia terlaris sepanjang tahun 2014. Komedian Arie Kriting, yang juga akan tampil di film komedi romantis Lamaran yang rilis Lebaran, menyatakan bahwa jadwal rilis yang bersamaan ada di luar kendalinya sebagai pemain, namun ia tetap berusaha memberikan totalitas dalam dua produksi tersebut.

“Kalau saya sih, demi mendukung perfilman Indonesia, ‘kan balik lagi ke penonton memilih yang mana. Dua-duanya sepanjang kita produksi dengan totalitas, nggak masalah,” ujar Arie, dalam media visit ke KapanLagi Network di Jakarta, pekan lalu.

Hal senada juga diungkapkan sutradara Anggy Umbara. “Secara idealis, kalau di luar negeri memang dihindari pemain yang sama di film yang berbeda rilis barengan. Di Indonesia, gue nggak tahu policy-nya kayak apa. Karena itu balik lagi ke kesepakatan production house dan para produser dengan pihak eksibitor (bioskop),” ungkap Anggy.

Sementara itu komedian senior Indro Warkop cukup menyayangkan situasi ini. Memang bila dipandang sebagai hal yang positif, film-film ini dapat sama-sama mencicipi kesuksesan. Hanya saja, ia berharap persaingan ini tidak digunakan untuk saling menjatuhkan satu dengan yang lain.

“Peredaran bukan milik kami (pemain, red.), itu satu. Kedua, ini tergantung niat. Sudah ada yang menempati tanggal tersebut lalu tetap nekad bersaing, kalau berpikir negatif, ‘Gue ancurin aja semuanya’, nah, itu mungkin terjadi. Sebenarnya kalau semuanya sama-sama saling pengertian, untuk film nasional, kalau misalnya ini sudah dapat tanggal, ya sudahlah jangan diserang lagi. Kita sendiri nggak ada niat untuk membenturkan kita sendiri, jujur itu merugikan,” ungkap Indro.