Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Pasar Film Hollywood Terbesar Berada Di Asia Salah Satunya ‘Transformer’

Pasar Film Hollywood Terbesar Berada Di Asia Salah Satunya ‘Transformer’

1

Hiburan.Indolah.com – Hollywood sebagai produsen film terbesar di dunia, tak hanya menjajakan ‘barang dagangan’nya di pasar lokal, tapi juga di banyak negara luar Amerika. Dari banyak negara luar, Asia menjadi pasar paling potensial belakangan ini, termasuk Indonesia.

Diwartakan Quartz, Asia yang dipimpin oleh China menjadi pasar perfilman Hollywood terbesar sekarang ini. Hal tersebut dibuktikan pada data statistik Motion Picture Association of America (MPAA) yang dirilis 11 Maret 2015 silam.

Pada tahun 2014, box office global menyentuh angka 36,4 juta dolar AS atau dengan kata lain mengalami kenaikan sebesar 1 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh pasar Asia dengan sumbangan sebesar 10,5 miliar dolar AS atau Rp 140 triliun. Angka itu melampaui perolehan pendapatan dari Amerika Serikat & Kanada yang ‘hanya’ sebesar 10,4 miliar dolar AS (Rp 138 triliun).

Baca Juga : Kawasaki Ninja250 Masih Di Depan Yamaha R25

“Tahun 2014 adalah pertama kalinya pasar Asia menggungguli Amerika dan Kanada,” kata juru bicara MPAA.

Menurut data statistik MPAA, China yang menyetir lonjakan besar ini. Di tahun tersebut, China berhasil membukukan pendapatan sebesar 4,8 miliar, naik 34 persen dan menjadi pasar Internasional pertama yang mampu menyentuh 4 miliar di box office.

“China membangun 10 layar per hari,” kata kepala MPAA, Chris Dodd. “Ada produksi yang besar dan film-film Amerika memanfaatkannya dengan baik,” ia melanjutkan. Seiring peningkatan jumlah film luar negeri yang dirilis, China berencana menambah 25000 layar lebih di lima tahun kedepan.

Menurut berita yang dilaporkan, jika performa China terus begitu bisa mengalahkan Amerika dalam kurun waktu tujuh tahun dan menjadi pasar film terbesar di dunia.

Sedikit demi sedikit, China sudah menunjukkan tanda – tanda tersebut. Antusias penonton Cina terhadap film Hollywood mampu meningkatkan keuntungan mereka secara masif atau membantu film ‘anjlok’ menjadi begitu hits. Lihat saja yang terjadi pada Transformers: Age of Extinction. China berhasil menjual tiket lebih banyak dibandingkan Amerika Serikat. Menurut data Box Office Mojo, di domestik film itu hanya meraup 245 juta dolar AS atau Rp 3,2 triliun.

Namun dari pasar Cina, film yang dibintangi Mark Wahlberg itu mendapat 320 juta dolar atau Rp 4,2 triliun. Itu membuat Transformers: Age of Extinction menjadi yang terlaris tahun 2014 dengan total pendapatan global sebesar 858 juta dolar AS atau Rp 11,4 triliun.

Selain China, dalam tantanan pasar Asia menyebutkan negara Jepang di peringkat kedua, disusul India, Korea Selatan, Taiwan, dan terakhir Indonesia. Berdasarkan data MPAA, Indonesia masuk 20 Top pasar box office Internasional dengan menyumbang 0,2 miliar dolar AS di tahun 2014.

Tak heran, jika belakangan ini Hollywood kerap memanjakan negara Asia. Beberapa film blockbuster seperti Avengers of Ultron, Fast and Furious 7, Minions, Jurassic World selalu dirilis lebih dulu di negara Asia. Selain itu, mereka juga semakin kerap melibatkan aktor dan aktris berwajah Asia dalam produksi filmnya. Atau menjadi setting Asia sebagai latar film mereka.