Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / ‘Nada untuk Asa’: Hidup Tegar Melawan HIV/AIDS

‘Nada untuk Asa’: Hidup Tegar Melawan HIV/AIDS

nada-untuk-asa
Nada (Marsha Timothy, ‘Pintu Terlarang’, ‘Tampan Tailor’) harus menerima kenyataan pahit tatkala suaminya, Bobby (cameo dari Irgi Fahrezi), meninggal dunia akibat kanker. Film ini dibuka dengan adegan pemakaman Bobby yang dipenuhi sedu sedan sanak keluarga. Nada amat terpukul dengan kepergiannya. Kini, ia harus merawat tiga anaknya seorang diri; dua anak cowok umur 6-7 tahunan dan Asa yang masih bayi.

Beban yang baru saja dipikul Nada terasa semakin berat manakala ia harus menerima satu kenyataan pahit lainnya, bahwa Bobby mengidap HIV/AIDS di pengujung sisa hidupnya. Seorang dokter (Donny Damara, ‘Lovely Man’) menyarankan agar Nada memeriksakan dirinya segera untuk memastikan apakah ia tertular atau tidak.

Sutradara sekaligus penulis naskah Charles Gozali (‘Finding Srimulat’) berhasil menghadirkan film penuh isak tangis ini tanpa membuatnya jadi sekedar gelaran drama menye-menye. Naskah yang ditulisnya ini dipenuhi dialog-dialog cerdas, pun dalam temanya yang kelam ia masih sempat pula menyelipkan guyonan-guyonan segar. Porsi humor dalam film ini ibarat sesendok gula yang dituang ke dalam masakan gurih seperti gulai, menjadikannya sedap. Lihat saja misalnya adegan Asa dewasa (Acha Septriasa, ‘Test Pack’, ‘Strawberry Surprise’) yang hendak dipecat oleh bosnya di kantor karena ketahuan mengidap HIV. “Kau positif HIV. H-I-V! Kenapa kau tak bilang?” gugat bosnya dengan nada tinggi.

Di tangan pembuat film yang salah, kisah orang berpenyakit serius seperti kanker, HIV/AIDS yang berada pada situasi hidup-mati biasanya akan dieksploitasi sebagai perangkat plot murahan demi memancing linangan air mata penonton. Setelah membuat ‘Finding Srimulat’ yang amat saya sukai, ‘Nada untuk Asa’ menegaskan bahwa Charles Gozali bukanlah sutradara sembarangan. Di antara kepungan film-film jelek yang kini sedang beredar, film ini amat perlu untuk disaksikan, dan Anda bakal berterima kasih kepada saya karena telah merekomendasikannya.