Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Matt Damon Terkesan Ketenaran Luhan Di China

Matt Damon Terkesan Ketenaran Luhan Di China

1

Hiburan.Indolah.com – Penggemar Luhan di China pastinya sudah tak terhitung lagi. Bahkan peraih Oscar sekelas Matt Damon mengaku terkejut melihat popularitas Luhan di China, saat menjalani proses syuting The Great Wall.

Sejak pasar film terbesar Hollywood bergeser ke China, para produsen film Hollywood kerap memanjakan negara tersebut dengan melibatkan wajah oriental di dalam perfilmannya. Dan begitu pula sebaliknya, China pun memanfaatkan moment ini untuk memajukan perfilmannya. Lewat film Great Wall yang diproduksi oleh Legendary Entertainment mencoba menjembatani jarak antara film Amerika dan China.

Baca Juga : Tanpa Iklan, Dari Mana Cliponyu Dapat Uang?

Thomas Tull, bos Legendary Pictures pun merekrut artis yang memiliki kans besar di China seperti Andy Lau dan Luhan untuk beradu peran dengan aktor Hollywood Matt Damon. Meski karir akting Luhan belum selama Andy Lau, namun bakatnya di dunia seni peran patut diperhitungkan.

Setelah memutuskan keluar dari boy band EXO, ia mulai menjajal dunia seni peran lewat film China berjudul 20 Once Again, remake film laris Miss Granny. Di sana Luhan berperan sebagai tokoh Jinyoung B1A4 dalam Miss Granny. Berkat 20 Once Again, ia berhasil meraih penghargaan sebagai aktor paling populer dalam The 22nd Beijing Collage Student Film Festival Awards Ceremony pada 9 Mei lalu. Bahkan majalah Forbes pun mencantum namanya di peringkat 37 dalam daftar China Celebrity 100, yang disusun berdasarkan popularitas dan pendapatannya.

Penggemar Luhan di China pastinya sudah tak terhitung lagi. Bahkan peraih Oscar sekelas Matt Damon mengaku terkejut melihat popularitas Luhan di China, saat menjalani proses syuting. Dalam sebuah wawancara di Great Wall Press Conference, Matt Damon berbicara mengenai kesannya terhadap ketenaran Luhan.

“Ini pengalaman yang besar. Ini mungkin sedikit berlebihan melihat seseorang seperti Luhan muncul bersama para penggemarnya. Di malam pertama sebelum kita mulai syuting, ada sekitar 400 bunga berjejer hampir memenuhi jalan,” ungkapnya dalam video Press Conference yang diunggah 2 Juli. Andy Lau yang saat itu hadir langsung menimpalinya, “Saya pikir bunga itu untuk saya”.

Luhan, sebagai aktor pendatang baru pun tidak bisa menyembunyikan rasa gembira diberi kesempatan beradu akting dengan aktor ternama Andy Lau dan Matt Damon. Belum lama ini, ia membagikan fotonya bersama kedua aktor tersebut.

Dalam film ini, Damon didapuk sebagai pemeran utama yang memainkan sosok tentara yang dibayar untuk mencari harta karun bersama rekannya aktor Games of Thrones, Pedro Pascal. Willem Defoe, aktor “The Grand Budapest Hotel” ditambahkan dalam susunan pemain untuk memainkan tokoh Ballard, seorang ‘bayangan’. Jing Tian, memainkan tokoh utama wanita yakni Lin Mae, pemimpin prajurit Crane Corps. Untuk meningkatkan daya tarik film untuk penonton muda, Great Wall memasukkan selebriti muda seperti Chen Xuedong dari “Tiny Times,” dan Wang Junkai dari boy band TFBoys serta Lu Han.

The Great Wall bercerita tentang tentara-tentara yang mencari serbuk mesiu saat pembangunan Tembok Besar China. Namun saat itu, mereka beranggapan bahwa tembok besar itu tidak hanya dibangun untuk menghadang musuh, tetapi juga untuk berlindung dari makhluk mistis.

Ide cerita tersebut dirancang oleh Thomas Tull, produser film box office The Dark Knight, The Hangover, Man of Steel dan 300 bersama rekannya Max Brooks yang kemudian dituliskan dalam naskah oleh Tony Gilroy. Dari sisi penyutradaraannya dipercayakan kepada sutradara tersohor Yimou Zhang (Curse of the Golden Flower,House of Flying Daggers).

Proses syuting film ini telah selesai pada akhir Maret lalu dengan menghabiskan anggaran sebesar 150 juta dolar atau sekitar Rp 1 triliun.  Anggaran tersebut merupakan salah satu film berbujet terbesar di China dan kerjasama AS dan China yang terbesar pula. Nantinya film ini akan didistribusikan oleh Universal ke seluruh dunia untuk tayang pada 23 November di Amerika.