Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Investor Asing Tertarik Dengan Bisnis Pay Tv MNC

Investor Asing Tertarik Dengan Bisnis Pay Tv MNC

www.indolah.com

Hiburan.Indolah.com – Grup MNC bentuk perusahaan holding baru, Sky Vision Network, yang akan menaungi perusahaan pay milik Hary Tanoesoedibjo ini. Bisnis televisi berbayar (pay TV) yang dimiliki dan dikelola Grup MNC berpotensi makin berkembang pesat. Sebab, korporasi media milik Hary Tanoesoedibjo ini tengah dilirik beberapa calon investor asing. Direktur Utama Grup MNC Hary Tanoesoedibjo menyatakan hal tersebut pada Senin, 27 Juli lalu di Jakarta.

“Ada yang menjajaki kami untuk masuk dalam jumlah yang signifikan. Investor strategis,” ujar Hary Tanoe, dalam wawancara. Dilanjutkan pengusaha yang juga politikus ini, investor asing tersebut akan masuk ke perusahaan holding baru bikinannya.

Baca Juga : Reporter Sit Com Berani Tampil Di Zona Medan Perang

Ya, tahun ini MNC memang akan membentuk perusahaan holding baru bernama PT Sky Vision Network (SVN), yang nantinya menaungi PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) dan PT MNC Kabel Mediacom (MKM). Dengan begitu, Sky Vision Network akan menjadi holding semua perusahaan jaringan televisi berbayar (pay TV), televisi berbasis internet atau internet protocol TV (IP TV), over the top (OTT), dan broadband yang dimiliki Grup MNC.

Pembentukan perusahaan holding Sky Vision Network ini sendiri bertujuan untuk menghindari konflik kepentingan dalam Grup MNC. Menurut Hary Tanoe, keberadaan Sky Vision Network bakal membuat pengembangan bisnis televisi berbayar MNC jadi lebih efisien. Upaya ini lebih cocok dilakukan daripada memisahkan bisnis televisi berbayar di perusahaan yang berbeda.

Sementara itu, Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Oerianto Guyandi mengatakan, ada tiga calon investor asing yang tengah menjajaki kerja sama dengan Grup MNC. Negara asal investor itu, antara lain dari Jepang dan Amerika Serikat. Namun Oerianto menegaskan, MNC tetap akan memegang porsi saham yang mayoritas pada perusahaan holding Sky Vision Network.

Ia menargetkan, perusahaan holding baru ini akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam tiga tahun mendatang. Sky Vision Network, lanjut Oerianto, juga akan menjadi perusahaan induk pada kuartal ketiga tahun ini. “Ini restruktur internal. Lebih bagus karena bersinergi. Lalu bagi investor, ini membantu pilihan investasi,” kata Oerianto.