Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Cuplikan Jurassic World Dinilai Lecehkan Perempuan

Cuplikan Jurassic World Dinilai Lecehkan Perempuan

MovieReview,Indolah – Joss Whedon, sutradara dan penulis skenario film The Avengers (2012) dan sekuelnya yang akan dirilis dalam waktu dekat, Avengers: Age of Ultron, merasa terusik dengan cuplikan eksklusif dari salah satu adegan Jurassic World. Joss menilai ada seksisme yang dahulu biasa muncul di era tahun 1970-an dalam cuplikan adegan film keempat dari franchise film Jurassic Park tersebut. Menurutnya, cuplikan itu memperlihatkan sterotipe tentang perempuan.

Joss mengutarakan pendapatnya itu lewat satu cuitan di Twitter pada 9 April lalu. Joss menulis, “…dan saya terlalu sibuk untuk berharap cuplikan adegan ini bukanlah seksisme dari era ’70-an.” Cuitan Joss ini sebenarnya menimpali cuitan akun The Mary Sue, yakni blog para penggemar produk budaya pop yang peduli soal feminisme dan representasi perempuan kiwari.

Cuplikan adegan Jurassic World yang dipermasalahkan Joss Whedon ini sendiri mulai menyebar viral di internet pada 9 April lalu. Durasinya sekitar 1,5 menit. Dalam cuplikan itu memperlihatkan dua tokoh utama film Jurassic World, Owen Grady (Chris Pratt) dan Claire Dearing (Bryce Dallas Howard). Claire menyambangi bungalo Owen untuk urusan pekerjaan. Mereka mendiskusikan usaha untuk menciptakan dinosaurus tipe baru untuk mendongkrak pengunjung taman Jurassic World.

1

Namun, Owen malah menyambung-nyambungi obrolan mereka dengan soal hubungan dan kencan mereka yang tak berjalan mulus beberapa tahun lampau. Ia mempertanyakan sifat Claire yang menurutnya terlalu terorganisir dan menolak meminum tequila karena sedang lakukan diet. Tokoh Owen Grady ini secara tidak langsung juga menyamakan kehidupan seks maupun seksualitas Claire dengan dinosaurus (untuk lebih detail tonton cuplikannya di akhir artikel).

Joss Whedon sendiri akhirnya menyesal telah mencuit pendapatnya soal cuplikan Jurassic World yang seksis tersebut. Namun, ia mengaku terkejut dengan isi dari cuplikan adegan itu. “Saya sejujurnya berpikir bahwa cuplikan itu gambaran yang buruk. Saya sendiri benar-benar lupa kalau saya tidak melakukan (penggambaran yang seksis seperti) itu. Saya sangat terkejut! Jujur, saya terkejut!” ujar Joss Whedon kepada Badass Digest.

Sineas berusia 50 tahun ini mengaku tidak ingin menjadi penilai atas baik-buruknya film karya sineas Hollywood lainnya. Ia cuma terkejut dengan cuplikan adegan itu. “Saya tidak mengatakan filmnya adalah sebuah masalah, hanya cuplikannya,” ujarnya. Joss memang mengakui bahwa banyak hal yang bisa mengganggu dan bikin ia tersinggung dari berbagai film. Namun, seksisme dalam cuplikan Jurrasic World itu dinilai Joss tidak pantas.

1

Joss Whedon sendiri memang dikenal sebagai pendukung feminisme. Ia kerap membuat karakter-karakter perempuan yang kuat dari segi fisik dan pemikiran dalam serial drama televisi maupun film-film bikinannya. Perhatikan saja serial Buffy the Vampire Slayer, atau dua film The Avengers.

Joss juga mengkritik industri hiburan Amerika yang masih memperlihatkan perilaku seksis dan kebencian terhadap perempuan (misogini). Walhasil, gara-gara-gara itu, ujar Joss, kemunculan kisah-kisah tentang superhero perempuan jadi terhambat.