Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie News / Cornelio Sunny: Nggak Ada Yang Kaya Lewat Film

Cornelio Sunny: Nggak Ada Yang Kaya Lewat Film

Terlibat dalam dunia akting, Cornelio Sunny mengaku ingin selalu belajar. Baginya belajar itu tidak ada habisnya, bahkan bagi aktor sebesar apapun.

Seni peran menjadi hal sangat dekat dengan aktor Cornelio Sunny. Sejak kecil aktor yang besar di Kanada ini telah terlibat dalam dunia seni peran. Menurutnya, bergelut di dunia film tidaklah bisa membuat seseorang aktor menjadi kaya. Dunia film merupakan tempat untuk menyalurkan passion seseorang. Demikian juga baginya. Keterlibatannya di dunia film tidak memiliki tujuan untuk mencari uang semata. Yang paling dia inginkan adalah selalu menghasilkan karya.

“Kita anak kreatif, di sini kita untuk passion bukan untuk uangnya saja. Jadi tujuan saya bukan untuk kaya raya di film. Saya cuma mau biar cukup, makan nggak usah mikir, tapi saya tetep bisa berkarya,” ungkap Cornelio Sunny saat mengunjungi kantor Muvila beberapa waktu lalu.

Baginya, hidup di dunia kreatif tidak hanya sekedar bekerja dan bekerja. Pekerja seni juga membutuhkan rehat dari pekerjaan dan mengisinya dengan kegiatan yang mampu menambah pengetahuan tentang dunia akting maupun film yang digelutinya.

“Kalau saya dapat dua film gede, off dulu lah 5 bulan, ke luar belajar, baru main film lagi. Karena belajar nggak ada habisnya buat aktor sebesar apapun. Kalau nge-job terus sih ya kerja kantoran aja. Kita kan anak kreatif, kalau mau nge-job terus ya kerja kantoran aja kalau mau nyari duit,” ucap aktor yang bermain di film The Sun The Moon and The Hurricane.

Belajar merupakan salah satu faktor yang berpengaruh untuk lebih mengasah kemampuan seorang aktor dalam berakting. Jika seseorang telah memiliki bakat untuk berakting tapi dia tidak mengasah kemampuannya tersebut, maka ia akan sulit untuk berkembang. Dapat dikatakan kemampuan (skill) berdampak terhadap performa seorang aktor saat berada di depan kamera. Menurutnya, kemampuan (skill) seseorang merupakan faktor yang penting untuk menghidupkan suasana mati di hadapan kamera, tidak hanya soal bakat.

“Makanya saya mandang akting, bakat itu harus alami, tidak terganggu dengan kamera. Skill itu akan membantu dari business act-nya. Skill akan menambah hidup di kamera. Misalnya, bakat itu tinggal duduk diem aja udah oke. Tapi ketika dia punya skill dia bisa menghidupkan suasana mati itu. Jadi menurut saya, bakat itu basic, tapi untuk bisa dikembangkan dia harus belajar biar skill-nya dapet,” tutupnya.