Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Bulan Terbelah Di Langit Amerika, Lanjutan 99 Cahaya Di Langit Eropa Difilmkan

Bulan Terbelah Di Langit Amerika, Lanjutan 99 Cahaya Di Langit Eropa Difilmkan

Hiburan.Indolah.com – Rumah produksi Maxima Pictures lagi-lagi akan berangkat ke luar negeri untuk menggarap proyek film besar terbarunya. Maxima baru-baru ini mengumumkan akan memulai produksi film Bulan Terbelah di Langit Amerika, adaptasi dari buku karya Hanum Salsabiela Rais dan suaminya, Rangga Almahendra. Jika nama-nama pengaranganya terdengar familier, itu karena buku ini adalah salah satu follow-up dari 99 Cahaya di Langit Eropa, yang juga telah difilmkan oleh Maxima (Part 1 di tahun 2013, dan Part 2 di tahun 2014).

Sebagaimana diumumkan dalam konferensi persnya di Jakarta, 19 Juni lalu, Maxima akan kembali memasang bintang Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya sebagai Hanum dan Rangga dalam Bulan Terbelah di Langit Amerika, melanjutkan peran mereka dari 99 Cahaya di Langit Eropa. Jika di film sebelumnya mereka diarahkan Guntur Soeharjanto, kali ini mereka akan diarahkan oleh sutradara Rizal Mantovani. Selain Acha dan Abimana, aktor Nino Fernandez juga akan kembali tampil sebagai tokoh Stefan.

Baca Juga : Azis Gagap Mengoleksi 300 Batu Akik

Senada dengan 99 Cahaya di Langit Eropa, buku Bulan Terbelah di Langit Amerika menuturkan pengalaman spiritual dan inspirasional Hanum dan Rangga di tempat-tempat yang sebagian besar tidak mengenal Islam. Diceritakan Hanum yang bekerja sebagai wartawan di Austria ditugaskan ke New York untuk menulis artikel terkait peristiwa runtuhnya gedung World Trade Centre 11 September 2001. Di saat yang sama, Rangga ditugaskan oleh pihak universitasnya menghadiri konferensi di Washington, D.C. Di negeri yang baru, Hanum dan Rangga pun bertemu dengan permasalahan, orang-orang, dan pengalaman baru.

1

Bulan Terbelah di Langit Amerika dijadwalkan memulai syuting pada bulan Oktober di Amerika Serikat, dengan target tayang pada 5 Desember. “Film akan dirilis pada 5 Desember karena 99 Cahaya di Langit Eropa juga beredar pada tanggal yang sama. Dengan tanggal itu semoga bisa mengikuti kesukaan film sebelumnya,” ungkap produser Ody Mulya Hidayat.

99 Cahaya di Langit Eropa merupakan salah satu film tersukses dari Maxima. Film Part 1 berhasil mencapai angka penjualan lebih dari 1 juta tiket bioskop, sementara Part 2 menjual di atas 500 ribu tiket. Kesuksesan itu mendorong banyaknya proyek film dengan latar luar negeri dari Maxima, seperti lewat film Runaway (2014) yang syuting di Hong Kong, Assalamualaikum Beijing (2014) yang syuting di China, dan baru-baru ini merilis LDR (2015) yang syuting di Italia.

Di lain pihak, Bulan Terbelah di Langit Amerika menambah deretan proyek film yang dikerjakan Rizal Mantovani tahun ini. Setelah merilis film horor Wewe dan menyelesaikan Demona, Rizal juga baru saja didapuk sebagai sutradara film misteri Firegate yang rencananya tayang tahun ini juga.