Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie News / Bioskop Korea Selatan ‘Menderita’ Karena Wabah MERS

Bioskop Korea Selatan ‘Menderita’ Karena Wabah MERS

Indolah.comKorea Selatan sekarang ini dikenal sebagai salah satu pasar paling panas buat industri film Internasional. Tak ayal, bioskop Korea Selatan biasanya akan penuh sesak pada akhir pekan. Tetapi pekan terakhir penonton bioskop Korea Selatan menurun drastis lantaran serangan wabah Mers.

Pada hari Selasa (9/6), Kementerian Kesehatan Korea Selatan mengumumkan ada total tujuh kematian akibat sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS). Penyebaran yang begitu cepat, membuat korban di Korea Selatan semakin banyak yang berjatuhan. Diwartakan Reuters (10/6), saat ini total jumlah kasus mencapai 108. Hal itu membuat Korsel menjadi negara dengan kasus MERS terbanyak di luar Arab Saudi.

Virus korona penyebab MERS diketahui memasuki Korsel paba bulan lalu ketika seorang pengusaha pulang dari lawatan di Timur Tengah. Untuk mengantisipasi penyebaran lebih lanjut, Pemerintah Korsel mengarantina lebih dari 2.500 warga yang diduga terinfeksi virus tersebut. Bahkan juga beberapa unta di kebun binatang juga dikarantina.

Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan pernyataan pada hari Jumat lalu bahwa “tidak menyarankan prosedur khusus untuk memasuki wilayah atau pembatasan perjalanan atau perdagangan lantaran kasus Mers,” namun kasus virus yang diduga penularannya melalui udara ini menumbuhkan kewaspadaan pada publik. Sekitar 1.800 sekolah telah ditutup, sementara tempat-tempat umum yang ramai termasuk kereta bawah tanah dan bioskop telah dikosongkan.

Menurut database Korea Film Council KOBIS, jumlah penonton bioskop anjlok dibandingkan dengan skor akhir pekan baru-baru ini. Tercatat jumlah penonton pada hari Jumat turun 11,7 persen dari minggu lalu, 25,2 persen dari dua minggu sebelumnya, dan 28,7 persen dari tiga minggu sebelumnya. Penurunan serupa juga terjadi pada hari Sabtu dengan prosentase penurunan 19,2 persen, 23,5 persen, dan 19,5 persen. Meski begitu, San Andreas (Warner Bros Korea) tetap memperoleh 7,2 juta dolar AS dan menduduki puncak box office.

Wabah Mers juga telah membuat produsen film lokal Korea Selatan mengundurkan jadwal rilis dan promosi film mereka. Salah satunya, film Northern Limit Line yang disebut-sebut sebagai salah satu blockbuster musim panas ini harus mengundurkan tanggal tayang perdananya yang sebelumnya ditetapkan pada 24 Juni 2015. Konferensi pers Film Assasination yang dibintangi oleh aktris drama My Love From Another Star, Jun Ji Hyun yang dijadwalkan pada 10 Juni itu resmi dibatalkan.

“Karena mewabahnya virus Mers, kami tidak bisa melanjutkan rencana tersebut (konferensi pers),” tutur salah satu perwakilan seperti dilansir dari Soompi.

Bukan hanya itu saja, Forum Kebijakan Film Asia, sebuah konferensi Internasional tahunan yang rencananya diselenggarakan oleh Komisi Film Busan pada 19-21 Juni, juga telah ditunda tanpa batas waktu tertentu.

“Karena pecahnya wabah mers,” kata penyelenggara. Ini bukan pertama kalinya, industri hiburan Korea ‘menderita‘. Tahun lalu, industri hiburan lokal juga kena dampaknya saat berkabung bencana feri yang tragis.

“Saya merasa tidak aman akan ke tempat-tempat ramai seperti bioskop,” kata penggemar film berusia 30-an yang biasanya pergi ke bioskop pada akhir pekan, dikutip THR. Dia memilih untuk mengunduh sesuatu dan mengenakan masker. Sekarang ini, banyak warga korea terlihat mengenakan masker di sepanjang jalanan Seoul dalam beberapa hari terakhir. Pusat perbelanjaan pun telah melaporkan kenaikan tajam dalam penjualan masker, pembersih tangan dan obat kumur.