Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie / Angelina Jolie Akan Garap Film “First They Killed My Father” Di Cambodia

Angelina Jolie Akan Garap Film “First They Killed My Father” Di Cambodia

Hiburan.Indolah.com – Angelina Jolie terbukti makin ketagihan menjadi seorang sutradara. Baru-baru ini, diumumkan bahwa Jolie—menggunakan nama Angelina Jolie Pitt—akan menggarap sebuah film yang akan tayang secara eksklusif di layanan video streaming Netflix. Film ini diangkat dari buku memoar berjudul First They Killed My Father karya Loung Ung tentang pengalaman Ung lolos dari genosida yang dilakukan rezim Khmer Merah di Kamboja pada tahun 1975-1979.

Buku First They Killed My Father kisahkan pengalaman Ung saat Khmer Merah berkuasa di Kamboja, yang selama empat tahun melakukan genosida terhadap sekitar dua juta jiwa rakyat Kamboja yang dianggap tidak sepaham dengan pemerintah. Ung saat itu hanyalah seorang anak perempuan yang masih berusia lima tahun, yang kemudian dipaksa untuk dilatih sebagai prajurit anak, sebelum akhirnya perang bergejolak untuk menjatuhkan Khmer Merah.

Baca Juga : Konser Di Jakarta Nanti, Big Bang Akan Bawakan Lagu Baru?

Selain sebagai sutradara, Jolie juga akan menjadi produser dan menulis skenarionya bersama Ung. Sementara dalam penggarapannya, Jolie akan dibantu oleh sineas Kamboja bereputasi internasional, Rithy Panh (sutradara film nomine Oscar, The Missing Picture) sebagai salah satu produsernya.

Film ini akan menjadi karya penyutradaraan keempat dari Jolie, setelah In the Land of Blood and Honey (2011), Unbroken (2014), dan tahun ini akan merilis By the Sea, yang dibintangi dirinya dan sang suami, Brad Pitt. First They Killed My Father bisa dibilang cukup dekat dengan tema-tema yang digarap Jolie dalam dua film pertamanya sebagai sutradara, yaitu soal peperangan dan isu kemanusiaan.

Jolie sendiri memang dikenal peduli terhadap isu ini, bahkan menjadi duta perdamaian untuk kegiatan-kegiatan di bawah PBB. Proyek terbarunya ini juga punya kaitan pribadi dengan Jolie, sebab putra angkat pertamanya, Maddox, berasal dari Kamboja.

“Saya sangat tergerak oleh buku karya Loung. Buku itu memperdalam pemahaman saya tentang bagaimana anak-anak yang harus mengalami perang dan terkena dampak karena memori yang emosional tentang itu. Buku itu membawa saya lebih dekat kepada rakyat Kamboja, tanah air putra saya. Sebuah mimpi jadi kenyataan untuk mengadaptasi buku ini ke layar lebar, dan saya merasa terhormat bisa bekerja bersama Loung dan sineas Rithy Panh,” ungkap Jolie dalam pernyataannya.

Di lain pihak, pengumuman proyek film ini juga memastikan pergeseran jadwal produksi film garapan Jolie yang lain, Africa. Sedianya, Africa akan jadi film garapan Jolie segera setelah By the Sea. Namun, menurut pernyataan resminya, Jolie masih berkomitmen untuk mengerjakan film tentang skandal penyelundupan gading gajah dan cula badak tersebut. Disebutkan bahwa proyek Africa ditunda untuk memberi waktu bagi proses penyempurnaan skenario dan segala kebutuhan produksinya, demi bisa menghasilkan film dengan skala ambisius seperti yang diharapkan.