Templates by BIGtheme NET

How to Train Your Dragon 3: The Hidden World
Home / Movie News / 3 Ketidakakuratan Jurassic World Menurut Ilmu Pengetahuan

3 Ketidakakuratan Jurassic World Menurut Ilmu Pengetahuan

Hiburan.Indolah.com – Jurassic World, sekuel ke-3 dari Jurassic Park (1993) ini akhirnya memecahkan rekor dunia. Berdasarkan data dari Box Office Mojo, Jurassic World dipastikan melampaui pendapatan domestik minggu pertama dari The Avengers (2012) dengan 208 juta dolar AS. Angka ini menempatkan Jurassic World menjadi film dengan penghasilan domestik minggu pertama terbesar sepanjang masa. Selain itu dari data global seluruh dunia, Jurassic World mendapatkan 549 juta dolar AS di minggu pertamanya, yang membuat film ini menjadi film dengan penghasilan minggu pertama terbesar sepanjang masa, mengalahkan Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2 (2011).

Dalam ceritanya, Jurassic World menawarkan sebuah terobosan ilmu pengetahuan yang bisa menghidupkan kembali dinosaurus yang telah punah dengan gen dinosaurus yang ditemukan dari fosil-fosil dinosaurus. Hal itu membuat Jurassic World masuk dalam genre fiksi ilmiah. Label “ilmiah” yang melekat mau tak mau menarik para ilmuwan yang berpengalaman di bidangnya untuk memberikan respon. Terungkap bahwa apa yang ada di Jurassic World, khususnya detail dinosaurusnya tidak selalu berpegang pada ilmu pengetahuan yang ada.

Sebuah respon dari Brian Switek, Paleontologis dan pengarang buku My Beloved Brontosaurus, “Aku merasa akan banyak paleontologis yang takut mendapatkan pertanyaan bodoh karena film ini,” ungkap Brian.

Sebelum masuk membahas ketidakakuratan dinosaurus yang ada di film ini. Perhatikan terlebih dahulu beberapa hal yang membuat para ilmuwan kagum. National Geographic melansir jika Jurassic World hampir sempurna dalam menggambarkan detail gigi dari Mosasaurus. Jika posisi lubang hidung dari Sauropod ditempatkan secara benar, yaitu di depan moncongnya bukan di atas kepalanya. Selain itu tanduk Triceraptors juga digambarkan sesuai dengan fosilnya.

Kecocokan tersebut bisa dibilang hanya minoritas. Lebih banyak hal yang akan membuat penonton bingung yang mana fakta dan yang mana fiktif belaka. Oleh karena itu Muvila akan menyajikan beberapa poin ketidakakuratan yang ada di Jurassic World di tiap halaman. Analisa ini diambil dari New York Times, berdasarkan kerjasama dengan Mark Loewen, seorang Paleontologis dari Universitas Utah.

Simak beberapa fakta tentang dinosaurus yang tidak cocok dengan apa yang muncul di Jurassic World.

Sebagian Besar Dinosaurus Seharusnya Memiliki Bulu

Tim peneliti dari untuk cerita film Jurassic World dianggap kurang update berita terbaru. Tim peneliti ini dianggap masih berpegang pada hasil penemuan ilmiah di tahun 80-an, dan tidak memakai hasil penemuan terbaru. Hasil penemuan terbaru itu adalah diketahui jika mayoritas Dinosaurus memiliki unsur bulu layaknya bulu burung. Mulai dari yang hanya berupa kuncung di kepalanya sampai bulu yang menutupi seluruh tubuh dinosaurus tersebut.

Jika dilihat dari filmnya, mulai Jurassic Park tahun 1993 lalu memang film ini menggambarkan dinosaurusnya tak berbulu.

Banyak Yang Salah Dengan Velociraptor

Hal yang paling menggangu Dr. Loewen sejak film pertamanya tahun 1993 lalu adalah Velociraptor yang tak berbulu. Karena faktanya sejak film pertama itu juga para paleontologis sudah menyimpulkan jika Velociraptor itu adalah karnivora berbulu. Bisa melihat foto model dari Velociraptor yang dipajang di American Museum of Natural History.

Selain masalah bulu tersebut, ada fakta lain yang mengungkapkan jika Velociraptor tidak memiliki otot wajah yang sempurna, sehingga jika indolah yang melihat adegan di mana velociraptor memainkan mimik mukanya, hal ini hanya fiktif belaka. Selain itu dari bentuk fisiologi tubuh velociraptor ada juga sedikit perbedaan dari faktanya.

Paleontologis percaya jika tangan velociraptor berada pada posisi ke depan seakan sedang memegang bola kaki, hal ini menyebabkan tangannya hanya lurus kedepan. Begitu juga dengan ekornya, faktanya adalah veliciraptor tidak mempunyai tulang ekor yang sempurna sehingga hal ini membuat ekornya tak bisa bergerak secara fleksibel.

Selain itu poin terakhir yang tidak cocok dengan fakta velociraptor adalah, penggambaran di film ini ukuran velociraptor terlalu besar. Dari fosil velociraptor yang ditemukan ukuran dinosaurus ini hanya sedikit lebih besar dari seekor kalkun.

Mosasaurus Tak Sebesar dalam Filmnya

Sebelumnya Jurassic World sudah dianggap benar dalam penggambaran gigi-gigi unik Mosasaurus. Tetapi film ini mengubah reptil air purbakala ini menjadi berukuran sangat besar. Ukuran yang digambarkan dalam film ini dianggap tidak mungkin oleh Dr. Loewen. Selain itu Dr. Loewen juga mengeluarkan sedikit kejanggalan. Secara logika mosasaurus hanya muncul di permukaan laut beberapa detik untuk mengambil udara, hal ini membuat plot cerita yang mengungkapkan darah mosasaurus ada di dalam nyamuk purba menjadi sedikit tak masuk akal.

Incoming search terms:

  • fakta mosasaurus